<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blogger Indonesia SetyaPutra.Org &#187; malaysia</title>
	<atom:link href="http://www.setyaputra.org/tag/malaysia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.setyaputra.org</link>
	<description>Stories and articles about Application, Blogosphere, Internet World, and Online Business</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Sep 2010 11:27:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>DONT VISIT INDONESIAL 2008</title>
		<link>http://www.setyaputra.org/2008/10/17/dont-visit-indonesial-2008/</link>
		<comments>http://www.setyaputra.org/2008/10/17/dont-visit-indonesial-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 01:09:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SetyaPutra.Org</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nationalism]]></category>
		<category><![CDATA[indonesial]]></category>
		<category><![CDATA[malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[singapore]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.setyaputra.org/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Saat sore yang panas kemarin sedang santai, seorang Irwanto kontak saya dengan suara yang agak geram. Ya.. geram karena dia menemukan website di blogspot yang menjelek-jelekkan rakyat Indonesia. Judulnya adalah Dont Visit Indonesial 2008. Sebagai orang Indonesia, sangat wajar bila Irwanto atau saya sendiri saat membaca tulisan demi tulisan yang ada di blog tersebut membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat sore yang panas kemarin sedang santai, seorang Irwanto kontak saya dengan suara yang agak geram. Ya.. geram karena dia menemukan website di blogspot yang menjelek-jelekkan rakyat Indonesia. Judulnya adalah <a href="http://xxx.dontvisitindon2008.blogspot.com/" target="_blank">Dont Visit Indonesial 2008</a>. Sebagai orang Indonesia, sangat wajar bila Irwanto atau saya sendiri saat membaca tulisan demi tulisan yang ada di blog tersebut membuat kepala panas dan emosi. Tetapi semakin lama saya cermati, sepertinya tidaklah efektif emosi tersebut bila tidak kita lakukan penjelasan dengan baik pula di internet. Karena, sepertinya si pembuat blog tersebut sebenarnya &#8220;<em><strong>anak kecil</strong></em>&#8221; yang tidak tahu menahu mengenai orang Indonesia secara keseluruhan dan seperti kebanyakan anak kecil, dia hanya di &#8220;<em><strong>cekoki</strong></em>&#8221; oleh informasi yang menyesatkan.</p>
<p>Ada 7 pernyataan utama dia mengenai orang Indonesia yang perlu saya atau kita semua luruskan. Di blog dia sih sebenarnya sudah banyak yang menjelaskan mulai dari penjelasan dengan amarah atau dengan ilmiah. Yang saya takutkan, karena dia adalah &#8220;<strong><em>anak kecil</em></strong>&#8221; yang daya pikirnya mungkin masih anak kecil, maka pendekatan kita juga harus melalui pendekatan kasih sayang pada anak kecil (kata Kak Seto begitu). Oleh karena itu dibawah ini saya mencoba menjelaskan pada adik ini mengenai kegelisahannya selama ini tentang orang Indonesia.<span id="more-242"></span></p>
<blockquote><p>&#8220;Bangsa Indonesia sering datang ke Singapura secara <span style="font-weight: bold;">Haram&#8221;</span></p></blockquote>
<p>Mungkin betul dik, tetapi sebenarnya kalau negara adik tidak memberikan ruang bagi pendatang haram tidaklah mungkin dik kalau orang Indonesia akan datang secara haram ke Singapura. Apalagi mungkin bapak atau ibu adik juga memperkejakan orang Indonesia yang juga datang secara haram. Betul kah dik ? Nah&#8230; ini seperti hukum ekonomi dik, kalau ada permintaan terlalu banyak maka akan datanglah pekerja Indonesia mulai dari yang resmi sampai yang haram.  Jadi, jangan malas ya dik, kalau mau ngepel, masak atau ingin bikin susu, kerjakan sendiri. Kan tidak baik jadi bangsa pemalas <img src='http://www.setyaputra.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Dengan begitu pekerja Indonesia yang haram tidak ada karena permintaan tidak banyak.</p>
<blockquote><p>&#8220;Amah 2 Indonesia berkelakukan <span style="font-weight: bold;">buruk&#8221;</span></p></blockquote>
<p>Begini dik, baik buruk orang itu tergantung dari lingkungan juga selain dari didikan orang tua. Mungkin ada orang-orang Indonesia yang berkelakukan buruk, tetapi jumlah penduduk Indonesia itu lebih dari 170 juta dik. Yang buruk mungkin hanya dibawah 1 juta. Mungkin di Singapore (yang katanya negara adik itu) penduduknya kan lebih sedikit dari Kota Jakarta, jadi yang terlihat berkelakukan buruk juga sedikit sehingga mungkin tidak adik lihat. Padahal banyak sumber daya milik bangsa Indonesia diambil orang Singapore, ya untuk pertumbuhan badan adik sekarang ini. Jadi dimana-mana, kelakukan buruk itu adalah manusiawi. Yang tidak boleh adalah melakukan generalisasi bahwa semua orang berkelakukan buruk. Adik memburuk-burukan Indonesia ini juga kelakuan buruk. Mungkin ini ajaran dari bapak-ibu adik sebagai lingkungan terdekat adik ? Apakah begitu orang Indonesia bisa bilang <em><strong>bangsa Singapore berkelakukan buruk</strong></em> gara-gara adik ?</p>
<blockquote><p>&#8220;Negara Indon kami samakan dengan negara &#8216;<span style="font-size: 130%;">TERRORIST&#8217;</span> kerana negara ini banyak pembunuhan yang berlaku secara kejam&#8221;</p></blockquote>
<p>Maaf dik, ini juga terlalu berasumsi. Adik sepertinya tidak mengerti benar apa itu definisi teroris. Adik hanya &#8220;pengikut&#8221; saja informasi yang salah. Memang benar di Indonesia ditangkapi beberapa orang yang dijatuhi dakwaan sebagai teroris. Tapi sekali lagi, penduduk Indonesia adalah lebih 170 juta. Yang dianggap teroris (kalau benar) hanya beberapa orang saja.  Kondisi ini sama dengan negara adik (yang adik katakan berasal dari Singapore), Singapore punya teroris berinisial K. Bahkan bisa lolos dari Penjara SMS (Super Maximum Security) di negara adik.  Dengan begitu apakah kami orang Indonesia bisa menyebut bahwa Negara <strong>Singapore </strong>adalah negara <strong>TERRORIST </strong>karena memiliki si K ini ? Atau negara di Timur Tengah semuanya negara teroris ?</p>
<blockquote><p>&#8220;Kami juga selaku bangsa melayu, tidak tahan dengan penghinaan bangsa lain yang <span style="font-weight: bold;">menyamakan</span> kami berketrunuan Indon!&#8221;</p></blockquote>
<p>Ah, lagi-lagi adik banyak berasumsi. Apakah adik sering bepergian ke luar negeri ? Menurut pengalaman teman-teman kakak dan kakak sendiri, kalau orang Indonesia ke luar negeri malah sering dianggap orang Philipine atau orang Melayu dan Malaysia.  Dan rata-rata bahkan sangat akrab dengan bangsa kami saat kami bilang dari Indonesia. Katanya.. &#8220;hmmm big country and nice people there&#8221;</p>
<blockquote><p>&#8220;Kami tidak suka dengan kerajaan Indonesia yang <span style="font-size: 130%;"><span style="font-weight: bold;">tidak pandai</span></span> berbhasa Ingeris&#8221;</p></blockquote>
<p>Oke, memang dengan penduduk diatas 170 juta orang tidaklah mudah mendidik mereka bisa berbahasa Inggris.  Apalagi kami memiliki bahasa nasional sebagai identitas kami yaitu bahasa indonesia. Tetapi tidak bisa adik menghakimi kami bahwa kami tidak mahir berbahasa Inggris.  Apakah karena bahasa, adik juga tidak akan suka negara-negara lain yang penduduknya tidak pandai bahasa Inggris ? Ingat, bahasa bagi suatu negara adalah juga sebagai identitas dan kebanggaan. Kebanggan kami adalah meskipun dijajah bertahun tahun tapi kami memiliki identitas yang bisa dibanggakan.</p>
<blockquote><p>&#8220;Kami <span style="font-weight: bold;">tidak suka </span>Media Indonesia yang sering memburuk2kan negara Asean lain&#8221;</p></blockquote>
<p>Memburukkan seperti apa dik ? Media Indonesia memiliki kebebasan pers yang dijamin Undang-Undang untuk memberitakan hal yang benar.  Media Indonesia bahkan lebih banyak memberitakan kebenaran di negeri sendiri daripada di negeri orang. Ah, sepertinya adik mendapatkan dongeng sebelum tidur dari orang yang tidak bisa membaca dengan bahasa Indonesia ya &#8230;.</p>
<blockquote><p>&#8220;Kami lebih menyokong Malaysia daripada Indonesia kerana, Malaysia <span style="font-weight: bold;">lebih maju </span>dan lebih <span style="font-weight: bold;">terbuka</span> dari Indonesia.&#8221;</p></blockquote>
<p>Silahkan kalau adik memiliki asumsi demikian. Mungkin Malaysia lebih maju. Tapi perlu diingat kembali, luas negara Indonesia berlipat-lipat kali dengan luas Malaysia serta penduduknya berlipat-lipat kali jumlah penduduk Malaysia. Kalau Indonesia hanya sebesar Jakarta, mungkin Indonesia menjadi negara paling maju di ASEAN dik. Jadi adik perlu banyak belajar matematika dan logika. Dengan begitu penilaian adik bisa lebih berimbang.  Dan perlu diingat, jasa orang Indoensia dalam membangun Malaysia juga sangat besar. Kalau tidak ada orang Indonesia, siapa yang akan membangun disana ? Mengenai keterbukaan, di Indonesia malah lebih terbuka dari Malaysia. Kalau ada yang tidak suka dengan pemerintah, disini bebas berpendapat tanpa takut ditangkap.</p>
<p>Jadi itulah dik, adik perlu merenung dan belajar lagi lebih giat supaya logika adik bisa berjalan dengan normal. Adik bilang bukan orang Malaysia tetapi orang Singapore. Adik lebih membanggakan Malaysia daripada Singapore. Bagi kami orang Indonesia, kami bangga menjadi orang Indonesia apapun bentuk dan ragamnya.</p>
<p>Kalau adik lebih membanggakan Malaysia, awas lo dik, nanti adik kena karma disalahkan orang Singapore karena lebih bangga menjadi Malaysia daripada Singapore. Pertanyaan kakak untuk adik, banggakah adik dengan Singapore ? Lebih bangga mana dengan menjadi orang Malaysia ?</p>
<p>Ah.. sudahlah dik, silahkan tidur lagi. Hari masih malam. Besok adik bangun kesiangan dan tidak bisa membantu mama karena bangun kesiangan. Si Bibi yang orang Indon sedang mudik lebaran dan tidak mau lagi kembali ke rumah adik karena Bibi lebih bangga menjadi orang Indonesia.</p>
<h3  class="related_post_title">Random Posts</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.setyaputra.org/2008/06/19/main-hati-bersama-andra-and-the-backbone/" title="Main Hati bersama Andra and The Backbone">Main Hati bersama Andra and The Backbone</a> (3)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2007/07/18/ini-kandang-kita-atau-ini-gawangmu/" title="Ini Kandang Kita&#8230; atau ini Gawangmu ??">Ini Kandang Kita&#8230; atau ini Gawangmu ??</a> (3)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2008/02/12/hot-news-microsoft-offer-turn-down-by-yahoo/" title="Hot News : Microsoft offer turn down by Yahoo!">Hot News : Microsoft offer turn down by Yahoo!</a> (0)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2007/07/27/bloggers-choice-awards/" title="Blogger&#8217;s Choice Awards">Blogger&#8217;s Choice Awards</a> (2)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2008/12/21/perlunya-sertifikasi-bagi-panitia-penerimaan-cpns/" title="Perlunya sertifikasi bagi panitia penerimaan CPNS">Perlunya sertifikasi bagi panitia penerimaan CPNS</a> (2)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2010/09/12/virgin-test-for-indonesian-gp3-driver/" title="Virgin test for Indonesian GP3 driver">Virgin test for Indonesian GP3 driver</a> (6)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2009/01/08/situs-bank-jateng-dibobol-cracker/" title="Situs Bank Jateng dibobol Cracker">Situs Bank Jateng dibobol Cracker</a> (7)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2008/04/10/situs-diblokir-masih-tembus-nih/" title="Situs diblokir masih tembus nih&#8230;.">Situs diblokir masih tembus nih&#8230;.</a> (3)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2009/01/29/in-text-advertisement/" title="In-Text Advertisement with Infolinks">In-Text Advertisement with Infolinks</a> (20)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2008/06/12/telor-dapat-berdiri-2/" title="Telor dapat berdiri 2">Telor dapat berdiri 2</a> (4)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.setyaputra.org/2008/10/17/dont-visit-indonesial-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

