<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blogger Indonesia SetyaPutra.Org &#187; malang</title>
	<atom:link href="http://www.setyaputra.org/tag/malang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.setyaputra.org</link>
	<description>Stories and articles about Application, Blogosphere, Internet World, and Online Business</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Sep 2010 11:27:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Reaksi Balmon membawa berkah TOP TV</title>
		<link>http://www.setyaputra.org/2009/01/08/reaksi-balmon-membawa-berkah-top-tv/</link>
		<comments>http://www.setyaputra.org/2009/01/08/reaksi-balmon-membawa-berkah-top-tv/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 02:45:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SetyaPutra.Org</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesiana]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[cable]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jatim]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[satellite]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<category><![CDATA[tv]]></category>
		<category><![CDATA[tv cable]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.setyaputra.org/?p=500</guid>
		<description><![CDATA[Sudah hampir 2 bulan ini di beberapa kota di Jawa Timur, terutama Blitar dan Malang tidak bisa menerima relay siaran televisi dari beberapa stasiun televisi nasional dan lokal. Gara-garanya adalah adanya sweeping dari pihak Balai Monitoring terhadap penggunaan frekuensi yang tidak memiliki ijin dan uji kelayakan. Hal ini ditanggapi beragam oleh masyarakat di 2 kota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-501" style="margin: 5px 10px;" title="toptv" src="http://www.setyaputra.org/wp-content/uploads/2009/01/toptv.png" alt="toptv" width="174" height="96" />Sudah hampir 2 bulan ini di beberapa kota di Jawa Timur, terutama Blitar dan Malang tidak bisa menerima relay siaran televisi dari beberapa stasiun televisi nasional dan lokal. Gara-garanya adalah adanya sweeping dari pihak Balai Monitoring terhadap penggunaan frekuensi yang tidak memiliki ijin dan uji kelayakan. Hal ini ditanggapi beragam oleh masyarakat di 2 kota tersebut, bahkan komentar bernada emosional juga dilontarkan oleh tokoh-tokoh masyarakat karena ini dianggap sebagai pembredelan informasi.  Memang peran TV nasional maupun lokal sangat penting dalam rangka memberikan informasi untuk kepentingan masyarakat, tetapi menurut saya lebih penting lagi memenuhi aturan dan undang-undang yang berlaku karena negara ini didasarkan pada hukum.</p>
<p>Apapun alasannya ya harus mengurus ijin dulu. Coba kalau misalnya properti anda, misalnya mobil anda, dipakai orang tanpa ijin meskipun ini mengatasnamakan kepentingan orang banyak (bisa jadi untuk mengantar orang sakit), apakah anda tidak marah dan bahkan memperkarakan ke polisi ? Contoh lagi, banyak PKL yang digusur kesana-kemari karena juga tidak punya hak/ijin pakai tempat disitu padahal ini juga kan untuk kepentingan masyarakat banyak dia jualan disitu ? Kenapa digusur ? karena tidak memenuhi aturan dan undang-undang yang berlaku.</p>
<p>BTW (katanya sih singkatan dari By The Way), ada juga yang mendapatkan berkah. Salah satunya adalah TOP TV, dan saya termasuk yang ikut menggunakan akhir desember 2008 kemarin. Saya pesan melalui nomor nasional di Jakarta tanggal 31 Desember dan tanggal 2 Januari 2009 sudah dipasang dan langsung on semua televisi nasional plus televisi hiburan lainnya. Saat pemasangan, teknisi dari Kediri menjelaskan kalau akhir-akhir ini lagi banyak order pemasangan TOP TV sehingga sejak order sampai pemasangan menunggu penjadwalan. Ini juga karena banyaknya televisi yang sudah tidak muncul di berbagai daerah di Jatim.</p>
<ul class="related_post"><li><a href="http://www.setyaputra.org/2009/02/07/good-news-for-indonesian-adsenser/" title="Good News for Indonesian Adsenser, Western Union Quick Cash">Good News for Indonesian Adsenser, Western Union Quick Cash</a> (9)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2008/03/05/guyonan-retribusi-lahor/" title="Guyonan Retribusi Lahor">Guyonan Retribusi Lahor</a> (1)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2009/07/26/jogja-touring-wisata-kuliner/" title="Jogja Touring : Wisata Kuliner">Jogja Touring : Wisata Kuliner</a> (5)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2009/01/11/how-to-choose-the-best-commercial-web-hosting-service/" title="How to Choose The Best Commercial Web Hosting Service">How to Choose The Best Commercial Web Hosting Service</a> (30)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2009/01/08/obeuscom-affiliate-program/" title="Obeus.com Affiliate Program">Obeus.com Affiliate Program</a> (2)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2009/01/07/make-money-from-your-blog-with-ask2link/" title="Make Money From Your Blog with Ask2Link">Make Money From Your Blog with Ask2Link</a> (20)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2009/01/04/12-parameters-whether-the-blog-is-successful-or-not/" title="12 Parameters whether the blog is successful or not">12 Parameters whether the blog is successful or not</a> (5)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2008/12/23/happy-mothers-day/" title="Happy Mother&#8217;s Day">Happy Mother&#8217;s Day</a> (2)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2008/11/29/sistem-devisa-bebas-vs-sistem-devisa-terkendali/" title="Sistem Devisa Bebas vs Sistem Devisa Terkendali">Sistem Devisa Bebas vs Sistem Devisa Terkendali</a> (6)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2008/11/29/mencairkan-cek-google-adsense-di-blitar/" title="Mencairkan Cek Google Adsense di Blitar">Mencairkan Cek Google Adsense di Blitar</a> (18)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.setyaputra.org/2009/01/08/reaksi-balmon-membawa-berkah-top-tv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Guyonan Retribusi Lahor</title>
		<link>http://www.setyaputra.org/2008/03/05/guyonan-retribusi-lahor/</link>
		<comments>http://www.setyaputra.org/2008/03/05/guyonan-retribusi-lahor/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 10:39:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>SetyaPutra.Org</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesiana]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[lahor]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.setyaputra.org/2008/03/05/guyonan-retribusi-lahor/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah hampir 2 bulan mungkin saya tidak ke Malang. Karena ada &#8220;pertemuan bisnis&#8221; dengan perusahaan vendor hardware maka meskipun kegiatan di Blitar masih banyak, saya tinggal juga ke Malang. Jumat (29/2/08) saya berangkat agak sore. Untuk menyingkat waktu saya lewat &#8220;jalur desa&#8221; (kanigoro-selopuro). Dan seperti biasanya pula kalau laju ke Malang-Blitar, saya lewat bendungan Lahor [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.setyaputra.org/wp-content/uploads/2008/03/lahor.jpg" alt="lahor.jpg" hspace="10" vspace="10" align="left" />Sudah hampir 2 bulan mungkin saya tidak ke Malang.  Karena ada &#8220;pertemuan bisnis&#8221; dengan perusahaan vendor hardware maka meskipun kegiatan di Blitar masih banyak, saya tinggal juga ke Malang.  Jumat (29/2/08) saya berangkat agak sore.  Untuk menyingkat waktu saya lewat &#8220;jalur desa&#8221; (kanigoro-selopuro).  Dan seperti biasanya pula kalau laju ke Malang-Blitar, saya lewat bendungan Lahor karena selain jalannya yang lumayan lurus tidak berbelok-belok seperti kalau lewat jalur bis, juga bisa santai nyetir mobilnya. Seperti biasa pula saya bayar retribusi masuk Kawasan Wisata Lahor sebesar Rp. 1000,-.  Meskipun agak aneh juga retribusi ini, karena Wisata Lahor tidak berada di Kabupaten Blitar tapi ada di Kabupaten Malang dan dikelola oleh Jasa Tirta.</p>
<p>Tak apalah, sudah banyak yang protes mengenai retribusi ini tapi yah.. karena didukung Perda Kab. Blitar No. 9 Tahun 2005 maka retribusi ini jalan terus dan saya serta pemakai jalan ini ya jalan terus bayarnya <img src='http://www.setyaputra.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nah setelah acara selesai, hari Minggunya saya pulang ke Blitar.  Jalur yang digunakan tetap jalur biasanya, yaitu melalui bendungan Lahor.  Hanya ada yang berbeda saat saya melewati bendungan Lahor.  Karcis Retribusi ditarik benar-benar di kawasan wisata Lahor dan ditarik oleh pihak Jasa Tirta.  Bunyi karcisnya : Karcis Lewat Puncak Bendungan Lahor berdasarkan UU No. 7 Tahun 2004, PP No. 83 Tahun 1988 dan SK. Menkimpraswil No. 342 Tahun 2002. Harga tetap sama yaitu Rp. 1.000,- .  Dalam pikiran saya, wah ini bagi-bagi kue nih&#8230; yang dari Blitar ditarik Kab. Blitar, yang dari Malang ditarik Jasa Tirta.</p>
<p><span id="more-82"></span>Mbleset cak&#8230;. ternyata saat masuk pintu retribusi Blitar saya tetap ditarik Rp. 1.000,- juga. Wah kalau ini sih sudah tidak benar&#8230; tidak benar&#8230;tidak benar&#8230;.</p>
<p>Jadi kami-kami ini pengendara mobil harus dikenakan karcis retribusi berganda.  Ini sepertinya ada rebutan kue, tidak lagi bagi-bagi kue. Oleh karena itu karena rasa penasaran &#8220;dikerjai&#8221; seperti ini, maka saya wawancara bagian  karcis Jasa Tirta. Menurut mereka, &#8220;Begini pak, kalau masuk ke Blitar tidak perlu bayar, bayarnya hanya di pihak Jasa Tirta saja karena semua fasilitas wisata yang mengelola kan Jasa Tirta. Apalagi karcis retribusi dari Kab. Blitar mengatasnamakan Wisata Lahor.  Ayo coba bapak lihat, wisata Lahor itu dimana ? Di wilayah Jasa Tirta kan.. dan sebagian besar di wilayah Malang kan&#8230;  Apakah benar itu pak kalau Blitar mengenakan retribusi Wisata Lahor ? Jadi kalau ditarik oleh mereka, jangan dibayar pak!&#8221;</p>
<p>Ya saya manggut-manggut saja&#8230; kalau dipikir benar juga alasannya.  Saya rasa, sebaiknya Kab. Blitar segera meninjau ulang Perdanya karena sudah menimbulkan kerawanan dan kengrundelan banyak pengendara mobil yang lewat bendungan lahor. Paling tidak, kalau ingin tetap mengenakan retribusi, ubahlah Perdanya bukan untuk retribusi Wisata Lahor, tetapi untuk retribusi apalah namanya (misalnya Karcis Jalan Tembus).  Kalau tetap seperti ini, kami-kami yang memakai kendaraan roda empat yang dirugikan dengan dikenakan karcis retribusi berganda.</p>
<p>Pesan saya, bagi anda-anda yang mau melewati bendungan lahor, siap-siap ketawa karena ada guyonan retribusi di Lahor <img src='http://www.setyaputra.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<ul class="related_post"><li><a href="http://www.setyaputra.org/2009/01/08/reaksi-balmon-membawa-berkah-top-tv/" title="Reaksi Balmon membawa berkah TOP TV">Reaksi Balmon membawa berkah TOP TV</a> (2)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2009/07/26/jogja-touring-wisata-kuliner/" title="Jogja Touring : Wisata Kuliner">Jogja Touring : Wisata Kuliner</a> (5)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2009/02/07/good-news-for-indonesian-adsenser/" title="Good News for Indonesian Adsenser, Western Union Quick Cash">Good News for Indonesian Adsenser, Western Union Quick Cash</a> (9)</li><li><a href="http://www.setyaputra.org/2008/11/29/mencairkan-cek-google-adsense-di-blitar/" title="Mencairkan Cek Google Adsense di Blitar">Mencairkan Cek Google Adsense di Blitar</a> (18)</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.setyaputra.org/2008/03/05/guyonan-retribusi-lahor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

