Makanan dan Susu Mengandung Melamin

Courtesy of MetroTV
Meskipun sudah agak basi, ini saya coba informasikan mengenai kasus makanan dan susu yang mengandung melamin produk Cina. Setelah produk Cina yang mengandung bahan pengawet mayat (formalin) serta mainan Cina yang menggunakan plastik limbah kimia beredar di Indonesia, kini dihebohkan lagi dengan produk susu (yang notabene pemiliknya juga bagian dari produsen susu New Zealand) yang mengandung melamin. Melamin ini digunakan sebagai cara untuk mengelabui kadar protein saat diuji. Berikut Informasi mengenai produk yang mengandung susu dari Cina tersebut, saya ambil dari Metro TV, BPPOM dan Departemen Kesehatan RI :
Badan POM RI menindaklanjuti pengamanan produk susu yang berasal dari China dengan menyurati Asosiasi Peritel Indonesia tertanggal 23 September 2008, meminta agar melakukan pengamanan terhadap produk-produk susu serta produk-produk yang mengandung susu dari China. Dilakukan dengan cara menariknya dari peredaran, menyegel dan melaporkan hasilnya kepada Badan POM RI.
Produk-produk yang diminta ditarik dari peredaran meliputi 28 item yaitu: Jinwel Yougoo susu fermentasi rasa jeruk, Jinwel Yougoo aneka buah, Jinwel Yougoo tanpa rasa, Guozhen susu bubuk fullcream, Meiji Indoeskrim Gold Monas rasa coklat, Meiji Indoeskrim Gold Monas rasa vanila, Oreo Stick Wafer, Oreo Stick Wafer, Oreo Coklat Sandwich Cookies, M&M’s kembang gula coklat susu, M&M’s coklat susu, Snicker’s (Biskuit-Nougat lapis coklat), Dove Choc kembang gula coklat, Dove Choc, Dove Choc, Natural Choice yogurt Flavoured Ice Bar, Yili Bean Club matcha Red Bean ice bar, Yili Bean Club red bean ice bar, Yili Prestige Chocliz, Yili Chestnut Ice Bar, Nestle Dairy Farm UHT pure milk, Yili High Calcium low fat Milk Beverage, Yili High Calcium Milk Beverage, Yili pure milk 205 ml, Yili Pure Milk 1 L, Dutch Lady Strawberry Flavoured milk, White Rabbit creamy candy, dan Yili Choice Dairy Frozen yoghurt bar (kembang gula).
Hal ini dikuatkan dengan surat edaran Menteri Kesehatan RI yang bisa dibaca disini.
Kita harus arif dan bijak menangani hal ini, mulai dari pemerintah, LSM dan masyarakat harus bisa bijak dan jernih melihat hal ini sehingga tidak merugikan konsumen terutama anak-anak generasi penerus bangsa. Tidak mungkin semuanya ditimpakan pada pemerintah, berapa sih personel pemerintah seluruh Indonesia dan berapa jumlah penduduk sekarang ? Jadi diharapkan sebenarnya lembaga LSM seperti YLKI lebih berperan aktif membantu pemerintah dengan memberikan informasi yang merugikan konsumen ini selain ke pihak pemerintah (termasuk kepolisian kalau perlu), juga ke pihak masyarakat.
Saya mendukung kalau YLKI juga membuat press release mengenai produk-produk apa yang berbahaya bagi konsumen, tidak hanya menimpakan ini kesalahan dan tanggung-jawab pemerintah seperti yang terdengar dari perkataan staf peneliti YLKI (perempuan saya lupa namanya) di televisi yang menyebutkan ini salah pemerintah saja. Sangat menyejukkan ketika Ketua YLKI di televisi menyebutkan bahwa ini memang membutuhkan peran serta semua masyarakat karena berapa sih pegawai pemerintah dibandingkan jumlah penduduk Indonesia.
Harapan saya, semoga bangsa ini segera keluar dari krisis kepercayaan karena kita sekarang sulit percaya satu sama lain sehingga sulit bekerjasama.
Salam Damai!


October 20th, 2008 at 8:38 pm
Trims atas info berharganya……….
Lain kali lebih banyak lagi om info bahan berbahaya terutama yang ada dalam makanan…..
ditunggu yah berita selanjutnya……
December 13th, 2008 at 5:59 pm
terima kasih ats infonya……..
tapi gue udah tau yang soal itu…..
hehehe…….
yang gue mau tau tuh………
coklat apa aja yang mengandung …….
MELAMIN….
December 16th, 2008 at 9:09 am
#christine : mengenai hal itu coba lihat website depkes.go.id atau di pom.go.id