Siti Fadilah Supari : Flu Burung dan Susu Formula

Published in Healthy Living, My Activities
Visited 646 views | Popularity: 11%

siti_fadillah_supari.jpgBeberapa minggu ini semua media televisi maupun cetak, bahkan radio sekalipun selalu membahas mengenai polemik susu formula berbakteri yang menurut penelitian dari IPB mengandung bakteri Enterobacter Sakazakii. Penelitian IPB yang menurut berita dilakukan pada medio 2003 ini menunjukkan susu formula yang diteliti sebagai sampel positif mengandung bakteri yang bisa mengakibatkan berbagai penyakit pada bayi. Saat heboh ini ternyata disusul kehebohan lain… Menkes menuding bahwa penelitian ini didanai pihak luar (Kompas 5 Maret 2008). Apapun polemiknya, WHO sendiri sebenarnya sudah membuat acuan bagi produsen susu. Dalam acuan itu disebutkan bahwa susu formula tidak perlu steril karena biaya produksi untuk sterilisasi ini akan sangat mahal dan vitamin yang difortifikasi juga akan rusak.

Mengenai bakteri sakazakii ini sendiri menurut peneliti IPB pun bisa dimatikan dengan pemanasan / air panas diatas 70 derajat celcius. Jadi asalkan saat memberikan susu formula ke bayi benar-benar higienis dan menggunakan suhu yang tepat maka bakteri ini akan mati.

Tetapi bukan bakterinya yang menarik saya, tetapi fenomena seorang Siti Fadilah Supari yang menarik saya untuk mengulas lebih jauh. Menurut saya dari beberapa berita dan komentar-komentar yang beliau sampaikan, pribadinya sangat tenang meskipun terkadang meledak-ledak saat disinggung mengenai keberhasilan atau kekurangan dari departemen yang dipimpinnya. Mulai dari saat dicalonkan jadi Menkes oleh SBY sudah digoyang isu Doktor palsu karena Disertasinya diduga hasil jiplakan. Tetapi ini sampai sekarang tidak terbukti. Kemudian saya juga pernah melihat saat ditayangkan di SCTV, beliau ditegur langsung oleh SBY karena asik ngobrol saat SBY pidato.

Gebrakan yang paling dirasakan oleh Askes adalah ditariknya program askeskin dari Askes dan diubah menjadi Jaminan Kesehatan Masyarakat tanpa melibatkan Askes. Gebrakan ini sungguh baik karena bertujuan memotong alur birokrasi lebih panjang sehingga masyarakat yang membutuhkan bisa segera ditangani kesehatannya. Kita tunggu saja bagaimana implementasinya, apakah memang lebih cepat dibanding saat ditangani Askes atau malah lebih molor.

Flu Burung dan Buku… ya.. kehebohan sampai keluar negeri dibuat juga oleh seorang Siti Fadilah Supari. Beliau menerbitkan buku mengenai penanganan virus flu burung dari Indonesia. Dalam bukunya : Saatnya dunia berubah, Tangan Tuhan dibalik Virus Flu Burung, beliau membuat teori konspirasi mengenai ketakutan beliau apabila virus flu burung dari Indonesia yang dikenal paling jahat ini akan digunakan oleh AS sebagai senjata biologi. Tentu saja ini membuat AS kebakaran jenggot. Banyak simpati dan dukungan mengalir ke Siti Fadilah Supari. Hal ini bisa dilihat banyaknya media yang memuat komentar banyak orang yang mendukung teori konspirasinya. Mengenai teori konspirasi ini, saya jadi teringat film yang dimainkan Mel Gibson dan Julia Robert berjudul Conspiracy Theory.

Bahkan seorang Dimam Abror, penulis dari Harian Surya jelas-jelas membuat slogan yang menurut saya agak berlebihan : Siti Fadilah Supari for President! Sepertinya ini emosi sesaat sang penulis saja karena untuk menjadi presiden di Indonesia tidak harus berani melawan kebijaksanaan AS yang merugikan Indonesia saja, tetapi yang penting adalah mengerti apa yang dimaui rakyatnya dan bagaimana mewujudkan kemauan rakyatnya.

Oke deh… kita tunggu saja bagaimana kiprah srikandi indonesia satu ini dikemudian hari.

Popularity: 11%

Stumble it! :: TrackBack URL URI :: Comment RSS

1 Comment(s) :: TrackBack URL URI :: Comment RSS
  1. pertamax :)

    mungkin cuma cari sensasi aja pak, sama kayak saya yang pertamax nih hi..hi..hi..

    bodong | Mar 13, 2008 | Reply

Post a Comment