<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Isu BHP dan Komersialisasi Pendidikan</title>
	<atom:link href="http://www.setyaputra.org/2008/02/16/isu-bhp-dan-komersialisasi-pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.setyaputra.org/2008/02/16/isu-bhp-dan-komersialisasi-pendidikan/</link>
	<description>Kisah dan Artikel Pribadi Wong Blitar tentang e-Learning - Server Management - Research - Economics - Online Business - Open Source - PHP Programming - cPanel</description>
	<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 04:04:55 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
		<item>
		<title>By: Iwan Setya Putra</title>
		<link>http://www.setyaputra.org/2008/02/16/isu-bhp-dan-komersialisasi-pendidikan/#comment-118</link>
		<dc:creator>Iwan Setya Putra</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2008 14:29:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.setyaputra.org/2008/02/16/isu-bhp-dan-komersialisasi-pendidikan/#comment-118</guid>
		<description>PTS kelas jauh memang sudah terjadi sejak lama pak.. dan menurut pengamatan saya, pemerintah sudah berusaha melarang ini dengan berbagai surat edaran dikti maupun sanksi seperti tidak diberi bantuan/beasiswa.

Yang menjadi permasalahan adalah, bermunculannya PTS kelas jauh ini kalau ditanya pada PTS yang membuka kelas jauh jawabannya adalah "Kan kita mencontoh PTN yang membuka kelas jauh dimana-mana dengan dalih otonomi. Masak kita yang PTS tidak boleh ?"

Ketegasan dari pemegang regulasi dan pemberian sanksi yang jelas/keras mungkin akan membuat jera yang membuka kelas jauh (PTN dan PTS).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>PTS kelas jauh memang sudah terjadi sejak lama pak.. dan menurut pengamatan saya, pemerintah sudah berusaha melarang ini dengan berbagai surat edaran dikti maupun sanksi seperti tidak diberi bantuan/beasiswa.</p>
<p>Yang menjadi permasalahan adalah, bermunculannya PTS kelas jauh ini kalau ditanya pada PTS yang membuka kelas jauh jawabannya adalah &#8220;Kan kita mencontoh PTN yang membuka kelas jauh dimana-mana dengan dalih otonomi. Masak kita yang PTS tidak boleh ?&#8221;</p>
<p>Ketegasan dari pemegang regulasi dan pemberian sanksi yang jelas/keras mungkin akan membuat jera yang membuka kelas jauh (PTN dan PTS).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kamal</title>
		<link>http://www.setyaputra.org/2008/02/16/isu-bhp-dan-komersialisasi-pendidikan/#comment-117</link>
		<dc:creator>kamal</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Feb 2008 16:23:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.setyaputra.org/2008/02/16/isu-bhp-dan-komersialisasi-pendidikan/#comment-117</guid>
		<description>Kepada pengkomersil dunia pendidikan...mohon agar tetap mempertahankan visi dan mengedepankan kualitas pendidikan anak didik.
Karena kami merasa bahwasannya sekarang mulai bermunculan PTS kelas jauh..khususnya PTS pendidikan, dengan sasaran  guru yang menginginkan ijazah agar dapat mendaftar sertifikasi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada pengkomersil dunia pendidikan&#8230;mohon agar tetap mempertahankan visi dan mengedepankan kualitas pendidikan anak didik.<br />
Karena kami merasa bahwasannya sekarang mulai bermunculan PTS kelas jauh..khususnya PTS pendidikan, dengan sasaran  guru yang menginginkan ijazah agar dapat mendaftar sertifikasi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iwan Setya Putra</title>
		<link>http://www.setyaputra.org/2008/02/16/isu-bhp-dan-komersialisasi-pendidikan/#comment-108</link>
		<dc:creator>Iwan Setya Putra</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 23:13:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.setyaputra.org/2008/02/16/isu-bhp-dan-komersialisasi-pendidikan/#comment-108</guid>
		<description>Terima kasih atas komentarnya pak. Ada info terbaru, bahwa PTN yang belum BHMN akan membentuk BLU dulu sebelum nanti masuk ke BHP.  Yah.. apapun  bentuknya, mau BLU atau BHP kalau budaya PTN (orang yang didalamnya) masih seperti sekarang, yang kasihan adalah nasib PTS. Sampai kapanpun PTS sulit bersaing (bukannya tidak bisa lo.. karena ada PTS "BESAR" yang bisa bersaing tapi ya bisa dihitung jari) dengan PTN karena PTN semua fasilitas milik negara termasuk gaji pegawainya tetapi budaya yang dikembangkan milik PTS..

O ya.. saya sudah mampir ke blog anda... bagus pak :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas komentarnya pak. Ada info terbaru, bahwa PTN yang belum BHMN akan membentuk BLU dulu sebelum nanti masuk ke BHP.  Yah.. apapun  bentuknya, mau BLU atau BHP kalau budaya PTN (orang yang didalamnya) masih seperti sekarang, yang kasihan adalah nasib PTS. Sampai kapanpun PTS sulit bersaing (bukannya tidak bisa lo.. karena ada PTS &#8220;BESAR&#8221; yang bisa bersaing tapi ya bisa dihitung jari) dengan PTN karena PTN semua fasilitas milik negara termasuk gaji pegawainya tetapi budaya yang dikembangkan milik PTS..</p>
<p>O ya.. saya sudah mampir ke blog anda&#8230; bagus pak <img src='http://www.setyaputra.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: The Tracer</title>
		<link>http://www.setyaputra.org/2008/02/16/isu-bhp-dan-komersialisasi-pendidikan/#comment-105</link>
		<dc:creator>The Tracer</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 08:09:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.setyaputra.org/2008/02/16/isu-bhp-dan-komersialisasi-pendidikan/#comment-105</guid>
		<description>Apa  yang  bapak tulis betul adanya.
Dengan adanya  BHP, PTN jadi punya dasar hukum untuk menaikkan uang kuliah. Harusnya  dengan  naiknya  uang kuliah mutunya juga  naik. Tapi anehnya rangking PTN di Asia kok  malah merosot ya? Dosennya pada kebanyakan ngobyek kali.

Salam kenal Pak. Saya baru nge-blog nih. Silakan mampir kalau ada waktu  di Http://signnet.blogspot.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa  yang  bapak tulis betul adanya.<br />
Dengan adanya  BHP, PTN jadi punya dasar hukum untuk menaikkan uang kuliah. Harusnya  dengan  naiknya  uang kuliah mutunya juga  naik. Tapi anehnya rangking PTN di Asia kok  malah merosot ya? Dosennya pada kebanyakan ngobyek kali.</p>
<p>Salam kenal Pak. Saya baru nge-blog nih. Silakan mampir kalau ada waktu  di Http://signnet.blogspot.com</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
